Kamis, 03 Januari 2019

Review Film: You Are The Apple Of My Eye (2011)


Awal mula penulis menonton film ini yaitu ketika zaman SMK dan hingga sekarang sudah beberapa kali menontonnya. Sebelum itu, penulis mengingatkan bahwa dengan membaca review ini maka kalian akan mengetahui alur cerita dari film ini. Dengan adanya spoiler, akan sedikit membuat hambar alur pada filmnya. Tapi jika ingin tetap membaca, penulis persilahkan :)

Berikut adalah review film You Are The Apple Of My Eye:

Jalan Cerita: You Are The Apple Of My Eye

Diawali dengan pengambilan gambar cinematic yang menunjukkan pada beberapa barang kenangan pada masa sma nya, Ko Ching Teng melihat apel dan mengambilnya, cerita pun dimulai ke masa SMA nya lagi (tahun 1994).

Film ini berkisah tentang Ko Ching Teng yang diperankan oleh Ko Chen Tung, seorang anak SMA yang nakal, suka jahil dan juga pemalas. Dia mempunyai temen sekelas, temen sejak SMP yang bernama Shen Chia Yi yang diperankan oleh Michelle Chen. Shen Chia Yi adalah seorang siswi yang rajin, pintar, dewasa. Dia sering mangatai Ko Ching Teng ‘Kekanak-kanakan’ karena tingkah konyol, usil yang dilakukannya. Shen Chia Yi banyak disukai oleh anak laki-laki disekolahnya, bahkan keempat sahabat Ko Ching Teng bersaing mengejar dia.

Awalnya Ko Ching Teng dan Shen Chia Yi tidak lah dekat melainkan saling membenci satu sama lain, karena ‘keusilan’ yang Ko Ching-Teng lakukan saat jam pelajaran. Akhirnya dia dipindahkan oleh guru tempat duduknya ke depan Shen Chia Yi dan meminta dia untuk mengawasi Ko Ching Teng. Sampai pada suatu ketika Shen Chia Yi tidak membawa buku pelajaran B.Inggris, tanpa di duga Ko Ching Teng meminjamkan buku nya pada Shen Chia Yi agar Shen Chia Yi tidak menerima hukuman. Mulai dari sini sikap Shen Chia Yi pada Ko Ching-Teng berubah, bahkan dia menyuruh Ko Ching Teng untuk belajar, belajar, dan belajar.

Dari situ Shen Chia Yi dan Ko Ching Teng kedekatannya semakin terjalin, Shen Chia Yi memiliki satu sahabat yang suka menggambar tetapi sering dibully Ko Ching Teng karena menggambar karakter yang sama dan aneh terus menerus. Zaman SMA dihabiskan dengan persahabatan antara mereka semua yang berjumlah 7 orang. Dan tentunya banyak adegan kedekatan Shen Chia Yi dengan Ko Ching Teng. Meskipun mereka berdua sangat dekat, tetapi mereka tidak pernah menyatakan untuk berpacaran meskipun saling suka.

Akhirnya waktu SMA usai, mereka berdua berpisah karena berbeda kampus dan jadinya mereka LDRan. Mereka tidak pernah memutuskan komunikasi karena melakukan komunikasi lewat telpon, telpon umum ya bukan handphone :). Libur natal pertama, mereka menghabiskan waktu bersama, istilahnya mungkin kencan kaya pacaran tapi mereka engga pacaran, padahal udah deket banget :(. Nah saat di taipei, sempet tuh pas adegan lampion mau diterbangin yang nulis harapan dilampionnya, Ko Ching Teng sempet ungkapin perasaannya, tapiiiii bodohhh nya dia ga mau denger jawaban Shen Chia Yi, padahal jawabannya... ah sudah lah, ada di lampion jawabannya :) tapi lampionnya udah diterbangin :(

Adegan nerbangin lampion

Nah di tahun ke2, mereka bertengkar sangat sangat hebat karena tindakan konyol Ko Ching Teng yang tidak disukai Shen Chia Yi, mereka akhirnya saling tidak bersama lagi, inget ya tidak bersama lagi, mau bilang putus tapi engga pacaran, jadi saat itu mereka saling tidak bersama bahkan untuk komunikasi sekali aja ga pernah, Mengetahui itu, salah satu sahabat Ko Ching Teng mengambil kesempatan untuk mengatakan perasaannya, dan akhirnya meraka pacaran tetapi hanya bertahan 5 bulan.

Nah saat di taipei ada gempa, Ko Ching-Teng mati-matian berusaha untuk menghubungi Shen Chia Yi. Akhirnya usaha nya pun berhasil, Ko Ching-Teng menanyakan keadaan Shen Chia Yi. Disinilah mereka berdua menceritakan kenangan-kenangan yang telah mereka lewati bersama. Di akhir cerita Shen Chia Yi menelpon Ko Ching-Teng untuk memberi tahu sesuatu. Dan balik lagi ke scene awal di apel, Ko Ching Teng memakai jas untuk pergi ke suatu tempat dengan sahabatnya. Dan scene ini asli nyesek, dikiran Ko Ching Teng menikah sama Shen Chia Yi, taunya Shen Chia Yi nikah sama cowo lain :(((((. Di akhir scene, ditunjukin semua flashback kenangan Ko Ching-Teng dan Shen Chia Yi, epilog alur yang nanggung akhirnya kebongkar semua, saat Shen Chia Yi ngasih tau sahabatnya soal perasaanya, saat menyatakan perasaan nya di lampion dan nerbangin lampion harapan, disitu Shen Chia Yi nulis kalo ingin bersama Ko Ching-Teng tapi dia gak mau denger jawaban itu, nyesek asli apalagi adegannya sangat pas, dramatis banget :((


Adegan nerbangin dan jawaban Shen Chia Yi :)

Ada satu quote dari Ko Ching Teng yang menarik saat pernikahan Shen Chia Yi di film:
“Ketika kamu sangat menyukai seseorang. Ketika ada seseorang yang sangat mencintainya. Maka kamu dari hati yang paling dalam mendoakan dia agar bahagia selamanya"

Kesimpulannya:
Film yang sangat banyak makna dan penuh arti yang dibarengi komedi yang "cerdas". Film ini adalah kisah nyata yang tentunya ngebuat gue sangat mendalami isi alur filmnya. Film yang mengajarkan banyak hal tentang sahabat, cinta, dan resiko. Indahnya masa-masa remaja, masa-masa dimana banyak kenangan yang sangat dirindukan. Dan saat dewasa, akhirnya yang mapan lah yang menang :)):(((

Untuk orang yang berpikir dewasa sejak dulu sih pasti memikirkan masa depannya maka dari itu Shen Chia Yi akhirnya memutuskan menikah dengan orang yang mapan. Tetapi, kalo gue jadi Ko Ching Teng, mungkin akan sangat menyesal dan mungkin aja jomblo seumur hidup kalo menilik rasa cinta dan kenangan yang sangat indah dijalani bersama Shen Chia Yi seperti itu, meskipun Ko Ching Teng sudah melampiaskannya dengan caranya sendiri di akhir cerita :))

Ini film kisah nyata yang disutradarai langsung oleh penulisnya yaitu Giddens Ko, awalnya dari novel yang kemudian diaplikasikan ke film. Udah terlihat dari akhir film kok dari :). Tapi ada beberapa perbedaan dari novel. Komersial antara film dan novel kan beda jadi ada sedikit adaptasi. Alurnya pun sangat banyak di novel karena memang tebel :), kalo film ada batas waktu jadi lebih dipadatkan ceritannya dan sedikit adaptasi agar lebih menarik.

Cukup sekian reviewnya, setelah beres baca novelnya, penulis janji review novelnya :) ditunggu ya..

Thanks for read. Please rate and give comment below. If you like my content, share this article. Kawan Bar, Enjoy!!!


EmoticonEmoticon