Senin, 18 Februari 2019

Tradisi Unik Nagashi Somen di Jepang yang Wajib Kamu Tahu


Kawanbar.com - Selain populer dengan kecanggihan teknologi di bidang elektronik dan otomotifnya, Jepang juga populer dengan beragam tradisi yang hingga kini masih terus berkembang, salah satunya yaitu tadisi Nagashi Somen. Tradisi Nagashi Somen ini bisa diikuti oleh semua kalangan, baik itu anak-anak hingga turis mancanegara pun bisa mengikuti tradisi ini tanpa persyaratan khusus.

Sebelum menjelaskan bagaimana mengikuti tradisi Nagashi Somen ini, wajib Anda ketahui terlebih dahulu apa itu tradisi Nagashi Somen yang disebut-sebut sebagai tradisi makan-makan di Jepang yang dibuat dengan konsep yang sangat menyenangkan. Nagashi Somen merupakan tradisi makan mie somen yang diselenggarakan pada saat musim panas tiba. Salah satu hidangan favorit masyarakat saat musim panas ini umumnya berbentuk mie yang terbuat dari tepung terigu yang tipis dan kenyal dengan ketebalan tak lebih dari 1,3 milimeter.


Sebelum disantap mie somen ini terlebih dahulu direndam dengan menggunakan air es atau air dingin sehingga tersaji dalam keadaan dingin. Biasanya mie somen ini dimakan dengan cara dicelupkan dalam saus tsuyu. Saus tsuyu merupakan saus khas Jepang yang terbuat dari kecap Jepang yang dicampur dengan kaldu ikan, mirin, bawang dan myoga atau penyedap sejenis jahe yang hanya terdapat di Jepang. Mie yang mampu menurunkan suhu badan yang panas saat musim panas tiba ini juga diklaim sebagai makanan penyejuk di musim panas dan hingga saat ini Nagashi Somen dijadikan sebagai makanan favorit yang wajib disantap ketika musim panas telah tiba.

Bagi yang hendak mengikuti tradisi unik di Jepang ini, sebenarnya tak ada tata cara mengikuti tradisi Nagashi Somen ini secara khusus. Hanya saja Anda diwajibkan untuk duduk disepanjang bilah bambu yang telah dialiri oleh air dingin untuk menangkap mie somen dengan menggunakan supit untuk nantinya di celupkan ke dalam saus tsuyu yang telah disediakan.


Nantinya Nagashi Somen ini akan dialirkan ke sepanjang bambu yang sudah dialihfungsikan sebagai saluran somen. Sebelum Nagashi Somen dialirkan kedalam bambu biasanya penyaji akan berteriak “Ikuyo” yang artinya peringatan bagi Anda untuk bersiap-siap menangkap mie somen yang akan dialirkan di sebilah bambu tersebut. 

Meskipun hanya menangkap mie somen langkah mengikuti tradisi Nagashi Somen ini bukanlah suatu perkara yang mudah, pasalnya setiap pesertanya harus di tuntut ketangkasan serta kejelian guna menangkapnya. Tetapi justru disitulah letak keseruan serta menyenangkannya. Nah, nantinya mie somen yang tidak tertangkap akan ditampung diujung bilah bambu untuk di makan secara bersama-sama atau dialirkan kembali oleh penyaji. Jenis makanan yang enak disantap pada siang hari pada musim panas ini biasanya akan dinikmati secara bersama-sama baik dengan keluarga maupun dengan tetangga.


Meskipun Nagashi Somen sudah menjadi suatu tradisi saat musim panas tiba, namun banyak warga Jepang yang masih sulit untuk mendapatkan bambu sebagai sarana mengalirkan Somen, terlebih bagi warga Jepang yang tingal di kota. Namun berkat kecanggihannya kini sudah banyak sekali dijumpai mesin yang mampu memberikan stimulasi pengalaman makan Nagashi Somen di rumah, jadi tidak perlu repot-repot mencari bilah bambu guna menjalankan tradisi ini.

Itulah ulasan singkat mengenai tradisi Nagashi Somen di Jepang yang bisa Anda pelajari sebelum memutuskan untuk mengikutinya. Menyantap Nagashi Somen ini akan memberikan pengalaman baru kepada Anda ketika hendak menyantap makanan khas matahari terbit ini.

Thanks for read. Please rate and give comment below. If you like my content, share this article. Kawan Bar, Enjoy!!!


EmoticonEmoticon